Pelatihan Penggunaan Instrumen, Pengolahan, dan Interpretasi Geolistrik ABEM Terrameter LS 2 Resistivity dan Imaging IP untuk Area Rawan Tanah Longsor oleh PT. Exact Global Teknologi

Bandung, September 2023 – Di tengah meningkatnya kebutuhan untuk melindungi daerah rawan tanah longsor dari bencana geologi, PT Exact Global Teknologi menyelenggarakan Pelatihan Penggunaan Instrument, Pengolahan, dan Interpretasi metode geofisika yakni Geolistrik ABEM Terrameter LS 2 di ruang meeting Mason Pine Hotel, Bandung. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan meningkatkan keamanan kondisi di sekitar area rawan tanah longsor. Sebagai perusahaan resmi (sole agent) dalam penyediaan instrumen-instrumen geofisika yang ditunjuk langsung oleh tiga manufaktur dunia yaitu Guideline Geo (ABEM-MALA), GEOBit, dan Radiodetection bertanggung jawab dalam mengedukasi dan menyediakan peralatan yang dapat mendukung visi tersebut.

Geolistrik adalah metode geofisika, teknik non-invasif yang digunakan untuk memahami karakteristik lapisan bawah permukaan tanah atau bantuan. Hasil dari  metode ini juga kemudian digunakan untuk memetakan perubahan dalam konduktivitas listrik yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi potensi risiko tanah longsor di daerah rawan. Metode ini juga telah terbukti sebagai metode yang sangat berguna didalam berbagai bidang, tidak hanya dibidang eksplorasi pertambangan saja tetapi bisa digunakan dibidang yang lainnya seperti mitigasi bencana geologi. Artikel ini akan menjelaskan tujuan dari geolistrik, apa yang diukur dalam metode ini, prinsip kerjanya, dan bagaimana metode geolistrik ini bermanfaat bagi individu yang bekerja di bidang mitigasi bencana geologi.

Tujuan Geolistrik

Tujuan utama dari penggunaan geolistrik dalam mitigasi bencana geologi adalah untuk mengidentifikasi dan memahami potensi risiko, terutama di daerah rawan tanah longsor. Geolistrik memungkinkan kita untuk memetakan struktur bawah permukaan tanah dan batuan yang dapat berkontribusi pada terjadinya tanah longsor. Tindakan ini merupakan pencegahan dan mitigasi yang tepat dan juga lebih efektif untuk melindungi masyarakat dan lingkungan.

Objek yang diukur dalam metode geolistrik

Dalam pelatihan penggunaan Geolistrik ABEM Terrameter LS 2 ini, trainer juga menjelaskan tentang objek apa yang diukur dengan menggunakan metode geolistrik. Objek yang diukur adalah konduktivitas listrik dalam tanah atau batuan dengan mengirimkan arus listrik ke tanah melalui elektroda. Metode ini mengukur perbedaan potensial listrik antar elektroda ke elektroda lainnya. Variasi dalam konduktivitas listrik juga diketahui dapat memberikan petunjuk mengenai perubahan komposisi geologi dan kelembaban tanah, yang dapat dideteksi untuk memahami potensi tanah longsor.

Materi Program Pelatihan Penggunaan ABEM Terrameter LS 2

Program Pelatihan Penggunaan instrumen,  pengolahan, dan interpretasi Geolistrik ABEM Terrameter LS 2 ini berfokus pada penguasaan keterampilan praktis dalam mengoperasikan instrumen geofisika dan analisis data secara praktis. Hal yang didapatkan peserta pelatihan adalah sebagai berikut:

  1. Prinsip dasar kerja geolistrik ABEM Terrameter LS 2 berdasarkan kaidah geofisika dan mengedepankan teori praktis dan pemahaman yang singkat dan efisien.
  2. Praktik teknis dalam pemetaan dan analisis data Geolistrik ABEM Terrameter LS 2 yang dilakukan dalam sisi akusisi, pengolahan, dan interpretasi data geolistrik.
  3. Penerapan geofisika dalam mitigasi bencana maupun dalam analisis lainnya sesuai dengan permintaan peserta program pelatihan.

Apa kelebihan Geolistrik ABEM Terrameter LS 2 yang PT Exact Global Teknologi gunakan?

Terrameter LS 2 merupakan salah satu tipe unggulan geolistrik dari manufaktur ABEM. Dalam hal ini, kami menggunakan ABEM Terrameter LS 2 untuk melakukan analisis pemetaaan struktur bawah permukaan tanah dan batuan yang dapat berkontribusi pada terjadinya tanah longsor. Kelebihan fitur-ftur yang ada pada geolistrik ABEM Terrameter LS 2 adalah sebagai berikut:

  • Mode baru IP measure untuk kecepatan data collection dan data quality yang lebih baik
  • Tampilan layar sentuh yang intuitif
  • 3G dan Wi-Fi
  • 16 GB removeable dan data storage dapat di-updgrade
  • Built-in charger untuk baterai internal
  • Bisa capai 12 channel pengukuran
  • IP measurement dengan 100% duty cycle
  • Klasifikasi IEC IP 66, dan
  • Software licensing system

Dapat disimpulkan, jika geolistrik adalah alat yang sangat berguna dalam mitigasi bencana geologi di daerah rawan tanah longsor. Dengan memahami tujuan, pengukuran, prinsip kerja, dan metode geolistrik, para ahli geofisika dibidang mitigasi bencana dan sejenisnya dapat bekerja sama untuk mengidentifikasi dan mengurangi potensi resiko bencana serta menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pelatihan penggunaan instrumen Geolistrik ABEM Terrameter LS 2  dan produk ABEM yang lain, maupun produk instrumen-instrumen alat Geofisika lainnya, silahkan hubungi kami, PT Exact Global Teknologi melalui situs resmi localhost/exactglobal.co.id/ ataupun hubungi kami memalui email info@exactglobal.co.id.

Share this post:

Did You Know? An Underground Utility Line is Struck Every Few Minutes Worldwide

Did You Know? An Underground Utility Line is Struck Every Few Minutes Worldwide

Every year, millions of dollars in damages and project delays occur due to undetected underground utilities, as traditional locators often miss non-conductive assets. To solve this critical challenge, Guideline Geo has launched the MALÅ Easy Locator (EL) Lite—an intelligent, cost-effective Ground Penetrating Radar (GPR) system purpose-built for rapid subsurface utility detection. Ready to work straight out of the box with pre-configured settings and real-time MALÅ AI assistance, it empowers operators to instantly identify and mark buried utilities on-site without complex survey setups or post-processing delays.

How Much Could Your Building Really Lose Without an Earthquake Monitoring System?

How Much Could Your Building Really Lose Without an Earthquake Monitoring System?

ROBO®QUAKE transforms earthquake risk management from defensive shutdowns into rapid, data-backed operational continuity. During a magnitude 6.5 earthquake, physical structural damage accounts for less than 30% of the total financial impact, while the remaining 70% vanishes through prolonged operational downtime. While traditional manual inspections take 14 to 30 days and cost high-rise owners up to $50,000 (around Rp750 million) per day in lost revenue, automated Structural Health Monitoring (SHM) verifies building safety in just 2 to 5 minutes

A Complete Guide to Structural Health Monitoring for Earthquake-Resistant Buildings in 2026

A Complete Guide to Structural Health Monitoring for Earthquake-Resistant Buildings in 2026

ROBO®QUAKE is an advanced earthquake monitoring and early warning system designed by mageba to protect critical infrastructure through real-time seismic data processing, structural health diagnostics, and automated alerting. Operating as the primary sensor within this platform, the RQ-FBA200 model is a high-accuracy triaxial force-balance (servo) accelerometer engineered specifically for low-frequency structural health monitoring, seismic activity tracking, and geotechnical studies. Unlike conventional accelerometers, the RQ-FBA200 utilizes a closed-loop feedback mechanism that applies an electromagnetic force to counteract the movement of an internal proof mass, keeping it stationary to deliver measurement accuracy directly proportional to structural acceleration. Featuring a wide dynamic range exceeding 155 dB, self-noise performance below the Accelerometer Low Noise Model (ALNM), a selectable output range from ±0.25 g to ±4 g (40 Vpp differential output), a frequency response of DC to 215 Hz, and an industrial operating temperature range of -30°C to +85°C, the RQ-FBA200 accurately detects micro-vibrations, long-term structural sways, and high-amplitude earthquake shocks without signal clipping.

Translate »