Pelatihan Utilizing GPR MALA GroundExplorer 80MHz for Disaster-Prone Landslide Area oleh PT. Exact Global Teknologi

 

Bandung, Juli 2023 – PT Exact Global Teknologi menyelenggarakan Pelatihan Penggunaan Alat Instrument Geofisika GPR/Ground Penetrating Radar MALA GroundExplorer 80 MHz untuk Disaster-prone landslide/slope collapse area di ruang meeting Mason Pine Hotel, Bandung. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan awarness dalam menghadapi tantangan mitigasi bencana. Sebagai perusahaan resmi (sole agent) dalam penyediaan instrument-instrument geofisika yang ditunjuk langsung oleh tiga manufaktur yaitu Guideline Geo (ABEM-MALA), GEOBit, dan Radiodetection bertanggung jawab dalam mengedukasi dan menyediakan peralatan yang dapat mendukung visi tersebut.

Mengapa GPR Penting dalam Proses Mitigasi Bencana Geologi?

Ground Penetrating Radar(GPR) merupakan instrument yang cukup penting dalam upaya mitigasi dan pencegahan bencana geologi pada daerah-daerah yang rawan akan bencana seperti gempa bumi, tanah longsor, dll. Alasan mengapa GPR menjadi pilihan utama dalam upaya mitigasi bencana adalah sebagai berikut:

  1. Deteksi Dini dan Analisis Akurat: GPR merupakan metode yang cukup sederhana dan mudah untuk dianalisis, baik untuk ahli geofisika maupun ahli geologi dalam mendeteksi dan memetakan potensi bahaya bencana seperti tanah longsor, retakan tanah, likuifaksi, maupun gambaran struktur bawah permukaan tanah. Dengan memahami parameter fisis yang didapatkan dari GPR itu sendiri, maka kita dapat menentukan area-area yang perlu diperhatikan lebih lanjut.
  2. Non Intrusif dan Non-Destruktif : GPR merupakan salah satu metode geofisika yang memiliki keunggulan berupa metode non-intrusif dan non-destruktif karena tidak berbahaya dan tidak merusak sehiingga tidak mengubah permukaan tanah saat melakukan akuisisi data. Hal ini sangat penting dalam menjaga keadaan lingkungan sekitar tetap aman dan terjaga.
  3. Pemantauan dan Analisis Berkelanjutan: Metode GPR memungkinkan pemantauan berkelanjutan dari waktu-ke waktu, sehingga perubahan di dalam tanah dapat dipantau secara efisien dan potensi bahaya dapat diantisipasi.

Dalam upaya mejaga keselamatan masyarakat dan lingkngan, mitigasi bencana geologi menjadi sangat penting dilaksanakan dengan efisien. Oleh karena itu, metode Ground Penetrating Radar (GPR) merupakan metode paling efektif dan tepat dalam mitigasi bencana geologi.

Program Pelatihan Penggunaan Instrument, Pengolahan, dan Interpretasi GPR MALA GX 80 MHz berfokus pada penguasaan keterampilan praktis dalam mengoperasikan instrument geofisika dan analisis data secara praktis. Hal penting yang didapatkan dalam program pelatihan ini adalah sebagai berikut.

  1. Prinsip dasar Ground Penetrating Radar berdasarkan kaidah geofisika dengan mengedepankan teori praktis dan pemahaman yang menyeluruh secara efisien.
  2. Praktik teknis dalam pemetaan dan analisis data Ground Penetrating Radar baik dalam sisi akuisisi, pengolahan, dan interpretasi data Ground Penetrating Radar.
  3. Penerapan geofisika dalam mitigasi bencana maupun dalam analisis lainnya sesuai dengan permintaan peserta program pelatihan.

 

Apa keunggulan Ground Penetrating Radar yang PT Exact Global Teknologi gunakan?

GroundExplorer merupakan salah satu tipe unggulan GPR dari manufaktur MALA. Ground Penetrating Radar tipe ini memiliki fleksibilitas yang tinggi tergantung pada kebutuhan penggunanya. Dalam hal ini, kami menggunakan MALA GroundExplorer 80 MHz dalam melakukan analisis batuan dasar di area yang rawan bencana. Fitur dan keunggulan dari MALA Ground Explorer 80 MHz ini adalah sebagai berikut.

  1. Depth Penetration MALA GX 80 ini mampu menembus kedalaman hingga 30meter ke dalam tanah, sehingga batuan dasar dan bidang gelincir dapat dianalisis dalam upaya pencegahan bahaya bencana geologi.
  2. High Dynamic Range (HDR) Technology yang diusung oleh MALA GPR memungkinkan data GPR didapatkan dari sampling rate yang lebih tinggi sehingga resolusi dan bandwith data akan lebih baik dengan tingkat noise yang lebih rendah. Hal ini sangat berkaitan langsung dengan proses pengolahan dan interpretasi data GPR.
  3. Portabilitas, design yang telah disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya, MALA GPR dirancang agar memudahkan pengguna dalam mobilisasi dan penggunaan instrument di berbagai lokasi pengukuran.

Dengan pelatihan ini, kami berharap para ahli geofisika dapat mengasah dan meningkatkan keahliannya serta wawasannya lebih baik lagi dalam analisis masalah-masalah yang dihadapi di bidang mitigasi bencana geologi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pelatihan penggunaan instrument GPR MALA GroundExplorer 80MHz dan produk MALA yang lain, maupun produk instrumen-instrumen alat Geofisika lainnya, silahkan hubungi kami, PT Exact Global Teknologi melalui situs resmi localhost/exactglobal.co.id/ ataupun hubungi kami memalui email info@exactglobal.co.id

Share this post:

Did You Know? An Underground Utility Line is Struck Every Few Minutes Worldwide

Did You Know? An Underground Utility Line is Struck Every Few Minutes Worldwide

Every year, millions of dollars in damages and project delays occur due to undetected underground utilities, as traditional locators often miss non-conductive assets. To solve this critical challenge, Guideline Geo has launched the MALÅ Easy Locator (EL) Lite—an intelligent, cost-effective Ground Penetrating Radar (GPR) system purpose-built for rapid subsurface utility detection. Ready to work straight out of the box with pre-configured settings and real-time MALÅ AI assistance, it empowers operators to instantly identify and mark buried utilities on-site without complex survey setups or post-processing delays.

How Much Could Your Building Really Lose Without an Earthquake Monitoring System?

How Much Could Your Building Really Lose Without an Earthquake Monitoring System?

ROBO®QUAKE transforms earthquake risk management from defensive shutdowns into rapid, data-backed operational continuity. During a magnitude 6.5 earthquake, physical structural damage accounts for less than 30% of the total financial impact, while the remaining 70% vanishes through prolonged operational downtime. While traditional manual inspections take 14 to 30 days and cost high-rise owners up to $50,000 (around Rp750 million) per day in lost revenue, automated Structural Health Monitoring (SHM) verifies building safety in just 2 to 5 minutes

A Complete Guide to Structural Health Monitoring for Earthquake-Resistant Buildings in 2026

A Complete Guide to Structural Health Monitoring for Earthquake-Resistant Buildings in 2026

ROBO®QUAKE is an advanced earthquake monitoring and early warning system designed by mageba to protect critical infrastructure through real-time seismic data processing, structural health diagnostics, and automated alerting. Operating as the primary sensor within this platform, the RQ-FBA200 model is a high-accuracy triaxial force-balance (servo) accelerometer engineered specifically for low-frequency structural health monitoring, seismic activity tracking, and geotechnical studies. Unlike conventional accelerometers, the RQ-FBA200 utilizes a closed-loop feedback mechanism that applies an electromagnetic force to counteract the movement of an internal proof mass, keeping it stationary to deliver measurement accuracy directly proportional to structural acceleration. Featuring a wide dynamic range exceeding 155 dB, self-noise performance below the Accelerometer Low Noise Model (ALNM), a selectable output range from ±0.25 g to ±4 g (40 Vpp differential output), a frequency response of DC to 215 Hz, and an industrial operating temperature range of -30°C to +85°C, the RQ-FBA200 accurately detects micro-vibrations, long-term structural sways, and high-amplitude earthquake shocks without signal clipping.

Translate »